anto twin
Seorang pendidik yang ingin mendapat ridho Allah swt
Kamis, 14 November 2024
Kamis, 22 September 2022
PTS YANG ISTIMEWA
PTS YANG ISTIMEWA
Pelaksanaan Penilain tengah semester atau sering disingkat PTS kali ini begitu istimewa. Bukan karena soalnya atau karena ada pemberian hadiah bagi siswa yang berprestasi. Namun dari kesholihan siswa-siswi SDIT Insantama Bogor pada umumnya.
PTS semester ganjil ini diadakan sejak hari Senin, 12 September 2022 hingga Jumat, 16 September 2022. Selama PTS selalu diawali dengan sholat Dhuha kemudian dilanjutkan BSI ( Bina Syakhsiyah Islamiyah ) oleh bapak/ibu guru kelas. Materi BSI saat PTS diantaranya berisi tentang motivasi agar meraih hasil yang maksimal, pentingnya kejujuran saat mengerjakan soal-soal PTS dan berbagai materi menarik lainnya. Hal itu bertujuan untuk menanamkan pada siswa bahwa saat PTS tidak hanya beorientasi pada nilai saja namun juga pada ahlak.
Nilai yang bagus namun hasil dari mencontek itu tidak akan mempunyai arti disisi Allah swt. Justru dari mencontek akan menghasilkan dosa karena mendapat nilai yang bagus dari hasil kecurangan.
Kamis, 15 September 2022 adalah jadwal PTS Matematika. di kelas 6D setelah selesai BSI Bapak/ibu guru kelas mengingatkan kembali peraturan saat PTS. Salah satunya tidak diperkenankan meninggalkan kelas jika sudah selesai mengerjakan soal PTS meskipun waktunya masih banyak. Siswa diminta tetap tenang sampai waktu PTS selesai.
"Ingat saat PTS, antum tidak diperkenankan meninggalkan kelas sebelum waktunya selesai" Kata Bu Susi guru kelas 6D mengingatkan siswanya.Kemudian Bu Susi membagikan soal PTS Matematika. Siswa mulai mengerjakan soal PTS setelah membaca basmalah bersama-sama. Seketika ruang kelas begitu hening. Siswa kelas 6D nampak fokus mengerjakan soal. Lima puluh menit berlalu, beberapa siswa sudah selesai mengerjakan.
Sementara waktu mengerjakan soal kurang lebih sembilan puluh menit sehingga masih ada tiga puluh menit lagi untuk dikumpulkan.Tanpa diinstruksikan oleh guru kelasnya, siswa yang sudah selesai segera mengambil Al Quran. Subhanallah, sungguh pemandangan yang menakjubkan. Inilah salah satu ciri mukmin yang beruntung yaitu memanfaatkan waktu luang dengan hal-hal positif.
Beberapa orang tua yang menerima foto siswa sedang membaca Al Quran pun merasa takjub. Foto tersebut dishare oleh guru kelasnya melalui WA grup. Beberapa komentar positif disertai doa pun keluar dari orang tua siswa.
Waktu mengerjakan PTS Matematika sudah habis. Anak-anak segera mengumpulkan lembar jawaban dengan tertib. Anak-anak maju satu persatu sesuai urutan absen untuk menyerahkan lembar jawaban kemudian istirahat.
Keep istiqomah dalam ketaatan pada Allah swt siswa - siswi SDIT Insantama. Mudah - mudahan dari generasi antum akan mampu mengembalikan kejayaan Islam.
Aamiin
hujan-hujanan yang seru bersama Hanif
Selasa, 1 Juni 2021
Selasa sore, tidak biasanya anaku "Hanif" menghampiriku dan bilang "Ayah, Kakak lapar".
"Oh kakak lapar, mau makan pakai apa" tanyaku pada Hanif. kebetulan beberapa hari itu, air PAM tidak mengalir sehingga istriku kesulitan untuk memasak. maka istriku menimpali " karena hari ini mama tidak masak maka jalan-jalan sore saja sama Ayah sambil cari makanan". aku melihat mata hanif berbinar, akupun setuju. tidak menunggu lama aku dan hanif pun naik motor untuk mencari makan malam.
Ditengah perjalanan, terdengar suara adzan Maghrib dari masjid seberang. kami pun menghentikan perjalanan untuk menunaikan Sholat maghrib berjamah. setelah selesai sholat maghrib, kami bergegas melanjutkan mencari makanan untuk makan malam. akhirnya kami sampai di warung nasi Goreng, yang terletak disamping Klinik 24 jam. warung yang sederhana namun cukup ramai pembeli. Disini juga menyediakan mie rebus, mie goreng, kwitau dll.
"pesan apa pak" tanya penjual dengan ramah.
" Pesan nasi goreng biasa tiga bungkus yaitu dua bungkus yang pedas dan satu bungkus tidak pedas"
" baik, kami persiapkan dulu ya. silahkan duduk sambil menunggu pesanannya siap"
Nasi goreng pesanan kami sudah siap. setelah membayar dan akan pulang, tiba-tiba hujan turun dengan lebat sekali. " yah, Kakak ingin pulang" rengek Hanif. " Nak, tapi hujan lebat" sahutku untuk memberi pengertian pada Hanif. karena aku pikir hujannya akan lama reda, maka akupun berinisiatif untuk mengambil jas hujan yang ada di jok motor. Aku pakaikan jas milik Hanif . Jas hujan warna biru yang kami beli sebulan sebelumnya.
" yuk, kita berpetualang sambil hujan-hujanan".
" Hayuuuk....!!" sahut Hanif penuh semangat.
kami pun pulang dengan menembus hujan yang lebat dan gelapnya malam.agar Hanif tetap merasa gembira, aku minta Hanif agar selalu melihat kedepan dan memberitahukan aku jika ada jalan berlubang. aku ibaratkan jalan berlubang sebagai jebakan atau bom. dengan penuh semangat Hanif selalu memberitahukan jika ada jalan berlubang
" Awas ayah ada jebakan, belok kiri...!!!" kata Hanif.
"oke" balasku tidak mau kalah semangat dengan Hanif.
alhamdulillah akhirnya kami sampai dirumah dengan selamat. Tampak didepan pintu, Inev istriku sedang menunggu dengan cemas sambil memegang Handuk. " aduuuh... mama sampai cemas sekali" kata istriku. Namun dibalas dengan celotehan Hanif yang begitu gembira menceritakan petualangannya tadi ketika hujan dengan menghindari banyak jebakan selama perjalanan pulang. setelah kami ganti baju, kamipun langsung makan malam dengan lahap.
Kamis, 27 Mei 2021
pertama kali puasa dan tarawih bagi Hanif
alhamdulillah... bulan Ramadhan kali ini sangat spesial untuk Arfan Hanif Fathul Islam Chaniago atau lebih sering dipanggil Hanif. sebab bulan Ramadhan ini Hanif pertama kali puasa, ya Hanif yang lahir pada tanggal 29 Februari 2016 atau 20 Jumadil Ula 1437 sudah mampu berpuasa meski hanya sampai jam 12 siang. Dan yang membuat kami bersyukur kepada Allah SWT, Hanif pun sudah belajar sholat tarawih.
memang butuh perjuangan ketika mengajaknya sahur, kami berusaha mendidik Hanif berpuasa sejak dini agar kelak lebih mudah melaksanakan puasa dan yang paling penting agar menjadi insan yang bertakwa. Ketika Hari raya Idul Fitri tiba, Hanif sangat antusias untuk takbiran di rumah dan ke esokan paginya ikut sholat Id di masjid
Senin, 02 November 2020
Pra Leadchamps, 2 November 2020
Bandung 5 cm Lagi!
Alhamdulillah... Satu milestone telah kami lewati.
Agenda Hari ini adalah melanjutkan pembagian kelompok pelatihan persiapan leadchamps bagi ananda yang belum mendapat posisi pelatihan sesuai minatnya.
Sebelumnya kuisioner pelatihan untuk tampilan leadchamps sudah disebar oleh bapak/ibu guru kelas 6. Namun, ada beberapa siswa yang belum mendapat tempat pelatihan tampilan disebabkan dua hal yang pertama ada yang sudah isi namun ternyata kalah cepat dengan yang lain karena setiap tampilan memang dibatasi kuotanya. Yang kedua disebabkan karena ada beberapa siswa yang belum mengisi kuisioner. Nah pada hari inilah guru-guru kelas 6 terutama bagian penempatan posisi bertekad menuntaskan.
Pukul 06.00, P Wiyanto selaku tim pendataan penempatan posisi siswa sudah bersiap dengan laptopnya untuk menyisir nama-nama siswa yang belum mendapatkan tempat tampilan pada leadchamps. Dari data tersebut dihasilkan ada 26 ikhwan dan 16 akhwat yang belum mendapat tempat.
Namun, ketika data tersebut di-share ke wa grup tim penempatan ternyata tidak sinkron dengan kuota yang tersedia. Karena kuota yang tersedia adalah 29 ikhwan dan 13 Akhwat. Kami pun langsung berdiskusi agak lama hingga waktu menunjukan pukul 07.50 wib baru bisa menemukan titik temunya. Karena jam 8 kami harus bersiap-siap untuk pembelajaran perangkatan maka Bu Luluk dan Bu Susi pun akhirnya mengamanahi kepada P Wiyanto untuk segera membagi kuota peserta pertampilan.
Jam 8 tepat semua guru kelas 6 dan beberapa siswa sudah bergabung di zoom pembelajaran. P Diki yang diamanahi menjadi mc pada hari ini pun mulai membuka pelajaran dengan meminta salah satu siswa untuk memimpin doa. Selanjutnya P Anto sebagai pemateri hari ini pun mulai membuka materi tentang teks eksplanasi bagaimana listrik bisa padam.
Karena pembagian posisi minat siswa akan diumumkan pada pukul 09.00 wib sementara P Wiyanto juga masih kesulitan untuk membagi kuota pertampilan maka Bu Luluk berinisiatif agar tim penempatan izin leave dan bergabung di zoom yang lain untuk menyelesaikan pembagian kuota pertampilan.
Alhamdulillah, setelah rapat zoom dengan tim penempatan akhirnya kami menyepakati untuk penambahan dan pengurangan kuota di beberapa tampilan serta merubah beberapa nama tampilan agar sesuai dengan Insantama. Setelah itu tim penempatan pun bergabung kembali di zoom pembelajaran.
Jam pembelajaran pun selesai, P Diki selaku mc pun menutup pembelajaran dengan doa. Setelah itu Bu Susi memberikan pengumuman bahwa nama-nama yang akan diumumkan oleh P Wiyanto agar tidak leave dari zoom, yang tidak disebutkan boleh leave dan bergabung dengan guru kelas untuk keakraban atau istirahat.
Pembagian posisi langsung dipimpin oleh Bu Susi dengan menanyakan langsung pada ananda untuk memilih tampilan yang diinginkan. Alhamdulillah tugas pembagian kuota tampilan Presenter, Mars Leadchamps, Puisi, Qori, Saritilawah, Story telling/tampilan lain, dan amir tampilan selesai dengan kuota 28 ikhwan dan 14 akhwat.
“maka sesungguhnya Bersama kesulitan ada kemudahan” (QS. Al Insyirah : 5)
Bogor, 2 November 2020
WAH (Wiyanto Abu Hanif)
Guru Kelas 6